Tampilkan postingan dengan label Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Energi. Tampilkan semua postingan

Spanyol-an

(Tulisan ini "still underconstruction..")

Namanya juga latihan, biasanya nggak ada yang ringan… mau latihan apapun juga… kalau latihan tapi ringan, itu namanya cuma menghafal, coba-coba, bahkan iseng-iseng .... Tapi sebenarnya, Latihan (saya merujuk pada aktifitas latihan olah raga, terutama senam, aerobic, beladiri, dan sejenisnya) umumnya dibagi dalam beberapa kategori, awal adalah pengenalan, dimana pada masa ini, kegiatan latihan kebanyakan masih ditekankan pada pengetahuan tentang gerakan ataupun jurus yang wajib digunakan.

kemudian tahap ke dua, biasanya merupakan pengulangan/penghafalan, ……..menerangkan fungsi, dan menuju refleks

terakhir adalah Penghayatan, dimana di tingkat ini, gerakan bukan saja sudah menjadi suatu hal yang refleks, tetapi sudah menikmati dan dapat tercermin dalam kegiatan sehari-hari secara natural. Latihan sampai tahap inilah yang biasanya di tuju. Hanya, tidak semua bisa dengan mudah mencapainya.., karena baru sampai tahap pengenalan, atau tahap pengulangan, kita sudah merasa bosan, merasa monoton dan melelahkan. Kebanyakan dari kita sudah berhenti di tahap awal, sebelum kita bisa menikmati dan menghayati apa yang kita lakukan.

Seberapa susahnya sebenarnya mencapai tahap ke tiga ini ? kenapa kita sering gagal untuk bisa menikmati dan menghayati, serta menjadikan aktifitas olah raganya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari ? Banyak faktornya, tapi yang akan kita lihat saat ini, adalah gaya latihan Spanyol-an. Gaya Ini yang sering kali menjadi penyebab utama, kenapa banyak orang yang latihannya terus menerus selama bertahun-tahun, tapi seolah jalan ditempat….sehingga malah sering timbul kejenuhan, dan menganggap latihan yang diikutinya “kurang bermanfaat”.. “kurang seru”.. “hasilnya nggak ada”.. “rugi bandar”.. “gak jago-jago”, “kagak sakti-sakti”.. “boong doang” dan lain2 istilah, serta sumpah serapah… dimana seluruhnya bermuara kepada hasil yang dianggap tidak sesuai harapan. Lucunya, sumpah serapah jalan, latihan juga jalan terus….Sayangnya, Spanyol-an juga berlangsung terus, sehingga tetap nggak ada hasilnya….serapah lagi…. Mbulet, mmuuteer, gak ada habisnya, sampai bosen dan berhenti sendiri, tetap tanpa hasil…

Spanyol-an, gaya apa kah ini ? tidak ada hubungannya dengan suatu Negara….

Spanyolan umumnya banyak terjadi justru di tahap ke dua latihan. Tahap pertama masih coba-coba untuk serius, dan tidak berani/tidak tahu trik nya. Tahap ketiga, karena sudah merasa manfaat, sudah bisa menghayati, justru merasa sayang kalau Spanyol-an

Practices make perfect..


Kadang-kadang saat menjelang berangkat latihan, adalah moment yang paling berat bagi saya ….apakah sesi bela diri, pernafasan…dan lainnya, terutama setelah melalui jeda (“istirahat”) yang agak panjang (baca : kepanjangan) dari satu rangkaian latihan, dalam jangka waktu tertentu....

Berangkat latihannya justru seringkali terasa lebih berat dari sesi latihannya sendiri.

Malas memulainya lagi….itu yang sering terlintas di benak saya… Padahal kadang kalau sudah mulai, rasanya justru susah untuk berhenti…

…..Latihan….enggak…..latihan…..enggak……latihan….

....ENGGAK aja Dech….

tiba-tiba selalu muncul ratusan alasan, pembenaran untuk tidak jadi latihan, dari mulai baju latihan yang tiba2 terasa jadi kurang pas dibadan, stir mobil yang bisa belok sendiri ketempat batagor …. Sampai rencana mendadak menyelesaikan hutang-hutang yang masih jauh banget dead line nya….(padahal biasanya sengaja ditunda terus, sampai mepet waktu.. hi.. hi.. hi)

Motivasi, katanya, seringkali merupakan sebuah kata kunci….”gak ada motivasi”…begitu biasanya pikiran yang terlintas…. Lho padahal dulu kan ada……. Sekarang kemana, kenapa bisa raib ya ?

Secara teori, menjaga motivasi sebenarnya bisa didapat dengan beberapa cara, contohnya adalah berkumpul dengan mereka yang memiliki minat sama, membaca buku atau article dari program-program latihan dan manfaatnya….

Walau demikian, menurut teori juga,….motivasi saja tidaklah cukup……

Konsistensi adalah kata kunci yang lain… motivasi pada dasarnya memang bisa naik dan turun…

….sedangkan konsisten biasanya dikaitkan dengan keadaan tetap dan berulang…

Motivasi adalah trigger…

…Konsistensi yang membuat motivasi tetap menyala…

Bisa juga motivasi yang membuat konsistensi tetap terjaga… Sehingga kaitan keduanya adalah saudara sedarah…sulit dipisah…

Menurut salah seorang pembimbing saya, sebenarnya tidak ada istilah vakum atau stop dalam berlatih “ … kita bisa berlatih dalam kondisi apapun juga,.. sambil berjalan, berbaring, bercakap-cakap, nonton televisi, bahkan sambil tidur..!! Kapanpun juga,… pagi, siang sore, malam…setengah malam…sepertiga malam… ….paksakan untuk menjadi rutinitas…” katanya. Lalu materinya ? “ Banyak hal yng bisa dilakukan Bro…..setiap gerakan, setiap tarikan nafas, setiap pengencangan otot, setiap gertakan gigi… desah dzikir…gumam takbir…adalah latihan kita…latihan menguatkan body, mind & spirit…untuk menjadi lebih baik..lebih sempurna dari sebelumnya’’.

Dengan demikian, menurutnya, mindset kita tetap menganggap bahwa kita tidak pernah berhenti…sehingga tidak ada istilah malas memulainya lagi…karena tubuh dan pikiran memang tidak pernah merasa berhenti.

Bagaimana dengan motivasi saya sendiri ?

Saya sendiri merasa cukup konsisten… walau konsistensi saya baru mencapai tahap ...

"konsisten….untuk tidak konsisten…" Ha ha ha…


Salam…

Powered By Blogger

WeLCoMe....


SELAMAT DATANG ....
ANDA BERADA DI HALAMAN UTAMA DARI

" MY WONDERFUL WORLD ".

DARI HALAMAN UTAMA INI, ANDA DAPAT
MENG-AKSES TULISAN-TULISAN RINGAN
SAYA (CoRat- CorET) dan (Kata Hati)

ATAU TULISAN YANG INSPIRATIF TENTANG DUNIA MARKETING DAN MANAGEMENT (MarKetinG & ManAjeMeN Tips) SERTA PENDAPAT DARI PARA PAKAR ATAU PUBLIC FIGURE (BinTang TaMu) ,

SEDIKIT BANYAK TENTANG SAYA (Personal) DAN
HAL-HAL LAINNYA YANG MENARIK.

SALAM
Arief


Powered By Blogger